Next on

ovidiu pavel linkedin

Setelah tau apa itu karier saya bakal membahas lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan karier..

Seperti keputusan dalam hidup kita, karier pun dipengaruhi banyak faktor. Faktor tersebut dapat berasal dari dalam diri juga dapat berupa pengaruh dari luar. Apa aja sih yang mempengaruhi kita dalam memilih karier?

Print<<Check on our next post 🙂

Advertisements

Faktor 1 : Minat

Pengertian Minat

Minat adalah suatu keadaan dimana seseorang mempunyai perhatian terhadap sesuatu dan disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari maupun membuktikan lebih lanjut (Bimo Walgito, 1981: 38). Dalam belajar diperlukan suatu pemusatan perhatian agar apa yang dipelajari dapat dipahami. Sehingga siswa dapat melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak dapat dilakukan. Terjadilah suatu perubahan kelakuan. Perubahan kelakuan ini meliputi seluruh pribadi
siswa; baik kognitif, psikomotor maupun afektif. W. S Winkel mengatakan bahwa minat adalah kecenderungan yang agak menetap untuk merasa tertarik pada bidang-bidang tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam bidang itu (1983 : 38), sedangkan menurut Witherington (1985 : 38) minat adalah kesadaran seseorang terhadap suatu objek, seseorang, suatu soal atau situasi tertentu yang mengadung sangkut paut dengan dirinya atau dipandang
sebagai sesuatu yang sadar.
Faktor-faktor yang mendasari minat menurut Crow&Crow yang diterjemahkan oleh Z. Kasijan (1984 : 4) yaitu faktor dorongan dari dalam, faktor dorongan yang bersifat sosial dan faktor yang
berhubungan dengan emosional. Faktor dari dalam dapat berupa kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani dan kejiwaan. Timbulnya minat dari diri seseorang juga dapat didorong oleh adanya motivasi sosial yaitu mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari lingkungan masyarakat dimana seseorang berada sedangkan faktor emosional memperlihatkan ukuran intensitas seseorang dalam menanam perhatian terhadap suatu kegiatan atau obyek tertentu.

Sedangkan menurut Sumadi Suryabrata (2002:68) definisi minat adalah “Suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh”. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu hal
diluar dirinya. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut semakin besar minatnya. Minat dapat diartikan sebagai “Kecenderungan yang tinggi terhadap sesuatu, tertarik, perhatian, gairah dan keinginan”. Pendapat lain tentang pengertian minat yaitu yang diungkapkan oleh T. Albertus yang diterjemahkan Sardiman A.M, minat adalah “Kesadaran seseorang bahwa suatu obyek, seseorang, suatu soal maupun situasi yang mengandung sangkut paut dengan dirinya” (2006:32).

Menurut Hilgard yang dikutip oleh Slameto (2003:57) minat adalah “Kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan”. Kegiatan yang diminati seseorang
diperhatikan terus-menerus yang disertai dengan rasa senang.

Sedangkan menurut Holland yang dikutip oleh Djaali (2007:122) mengatakan bahwa “Minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu”.

Oleh karena itu minat merupakan aspek psikis yang dimiliki seseorang yang menimbulkan rasa suka atau tertarik terhadap sesuatu dan mampu mempengaruhi tindakan orang tersebut. Minat mempunyai hubungan yang erat dengan dorongan dalam diri individu yang kemudian menimbulkan keinginan untuk berpartisipasi atau terlibat pada suatu yang diminatinya. Seseorang yang berminat pada suatu obyek maka akan cenderung merasa senang bila berkecimpung di dalam obyek tersebut sehingga cenderung akan memperhatikan perhatian yang besar terhadap obyek. Perhatian yang diberikan tersebut dapat diwujudkan dengan rasa ingin tahu dan mempelajari obyek tersebut.
Untuk meningkatkan minat, maka proses pembelajaran dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami apa yang ada di lingkungan secara berkelompok. Di dalam kelompok tersebut terjadi suatu interaksi antar siswa yang juga dapat menumbuhkan minat terhadap kegiatan tersebut.

  1. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat

Minat pada seseorang akan suatu obyek atau hal tertentu tidak akan muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba dalam diri individu. Minat dapat timbul pada diri seseorang melalui proses. Dengan adanya perhatian dan interaksi dengan lingkungan maka minat tersebut dapat
berkembang. Banyak faktor yang mempengaruhi minat seseorang akan hal tertentu. Miflen, FJ & Miflen FC, (2003:114) mengemukakan ada dua faktor yang mempengaruhi minat belajar peserta didik, yaitu :

  1. Faktor dari dalam yaitu sifat pembawaan
  2. Faktor dari luar, diantaranya adalah keluarga, sekolah dan masyarakat atau lingkungan.

Menurut Crow and Crow yang dikutip (Dimyati Mahmud, 2001:56) yang menyebutkan bahwa ada tiga faktor yang mendasari timbulnya minat seseorang yaitu :

  1. Faktor dorongan yang berasal dari dalam. Kebutuhan ini dapat berupa kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani dan kejiwaan.
  2. Faktor motif sosial. Timbulnya minat dari seseorang dapat didorong dari motif sosial

yaitu kebutuhan untuk mendapatkan penghargaan dan lingkungan dimana mereka berada.

  1. Faktor emosional. Faktor ini merupakan ukuran intensitas seseorang dalam menaruh perhatian terhadap sesuatu kegiatan atau obyek tertentu.

Menurut Johanes yang dikutip oleh Bimo Walgito (1999:35), menyatakan bahwa “Minat dapat digolongkan menjadi dua, yaitu minat intrinsik dan ektrinsik. Minat intrinsik adalah minat yang timbulnya dari dalam individu sendiri tanpa pengaruh dari luar. Minat ekstrinsik adalah minat yang timbul karena pengaruh dari luar”. Berdasarkan pendapat ini maka minat intrinsik dapat timbul karena pengaruh sikap. Persepsi, prestasi belajar, bakat, jenis kelamin dan termasuk juga harapan bekerja. Sedangkan minat ekstrinsik dapat timbul karena pengaruh latar belakang status sosial ekonomi orang tua, minat orang tua, informasi, lingkungan dan sebagainya.

Karier

careers jackson.k12.ky.us

Karier adalah sebuah kata dari bahasa Belanda carriere yang artinya perkembangan atau kemajuan.

Penafsiran karier sendiri bisa jadi beragam. Definisi yang dikutip dari Oxford English Dictionary mengartikan karier sebagai perjalanan atau tahapan yang dilalui selama hidup (atau fase tertentu dalam hidup). Definisi tersebut mengaitkan karier dengan individual life seseorang, pengalaman belajar, bekerja serta dalam aspek-aspek kehidupan lainnya. Sejalan dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mendefinisikan karier sebagai perkembangan dan kemajuan baik pada kehidupan, pekerjaan atau jabatan seseorang. Nah, bedanya pada Bahasa Indonesia kata saduran ini dipersempit maknanya mengarah pada perjalanan pekerjaan. Biasanya pekerjaan yang dimaksud adalah pekerjaan yang mendapatkan imbalan berupa gaji maupun uang.

Masih bingung menentukan karier? Kalian dapat melakukan beberapa tips dibawah ini:

  1. Membuat autobiografi

Membuat autobiografi merupakan salahs satu cara konfensional yang dapat dilakukan untuk menggali bakat dan minat kita. Dengan melihat pengalaman-pengalaman yang telah kita lalui dan membandingkannya dengan pilihan-pilihan karier maupun jurusan kita dapat melihat bidang mana yang paling pas dan benefit untu kita garap.

  1. Konsultasi dengan ahli

Jaman sekarang udah ga jaman pusing-pusing sama masalah sendirian. Selain tanya ke google dan tetangga, kita bisa dapet informasi hingga solusi yang lebih terpercaya dari para ahli. Secara sekarang jurusan kuliah udah numpuk, pastilah ada yang memilih berkecimpung di jasa konsultasi. Untuk masalah karier dan penjurusan kita bisa minta saran ke guru BK, psikolog, ataupun yang lebih khusus lagi nih gaes, konsutan karier. Tapi tetap tugas para ahli ini hanya memberi alternatif atau pilihan. Yang menentukan tetap diri kita sendiri ya, karena para ahli ini juga tetap manusia yang punya keterbatasan dan bisa salah dalam menilai kliennya, selanjutnya masing-masing orang juga tentunya lebih mengerti kondisinya disbanding orang lain.

  1. Alat Tes

Bukan cuma kehamilan aja nih yang ada alat tesnya. Ehehehe… potensi-potensi psikologis juga ada alat tesnya, kawan. Untuk penjurusan biasanya sudah disediakan tes IQ dan tes minat yang menyesuaikan kondisi pendidikan disini gaes. Ada juga nih salah satu contoh tes psikologi untuk menentukan preferensi karier yang bisa banget dicoba, karena tersedia FREE di internet. Mau coba KLIK disini